Siapapun menyukai komik dan kamu juga harus ingat , siapapun bisa bikin komik, terlebih lagi jika kamu punya hobi menggambar (seperti saya yang hobi banget menggambar). Selain bisa mencurahkan imajinasi dari komik juga kita bisa mendapatkan uang.
Membuat komik memang tidak asal jadi. Dalam membuat komik kita harus melalui beberapa tahap-tahap. Sebelum menggambar yang terpenting adalah kamu harus memiliki ide cerita dulu yang terdiri atas jalan cerita, tokoh, dan bagaimana awal hingga akhirnya cerita.
Terus kamu juga harus menentukan gaya menggambar. Gaya menggambar ada 2 yaitu, Realis dan Kartunal. Jika kamu memakai cara realis maka gambar buatanmu harus mendekati kenyataan, baik bentuk maupun proporsinya. Sedangkan gaya Kartunal lebih bebas.
Selanjutnya adalah membuat sketsa gambar mengikuti alur cerita yang telah dibuat. Dalam hal ini yang terpenting adalah sudut pandang yang paling tepat untuk sebuah adegan misalnya arah pandang dari atas, bawah, atau pandangan normal.
Perhatikan juga jarak pandangnya, apakah jarak pandang jauh, menengah atau dekat. Jarak pandang jauh akan menampilkan suasana luas, sedangkan pandangan dengan jarak dekat cocok digunakan untuk menggambarkan karakter, ekspresi wajah, atau tokoh pelaku cerita.
setelah semua selesai termasuk outline atau garis tepi yang sudah dipertegas, sekarang waktunya masuk ke tahap mewarnai. Tahap ini ada 2 macam, yaitu mewarnai secara manual atau menggunakan komputer.
Dalam membuat cerita bergambar kita harus melalui beberapa langkah-langkah diantaranya sebagai berikut :
- Buatlah Skenario. Seperti film, komik juga memerlukan skenario.
- Susun storyboard. Storyboard adalah alat bantu untuk menyalurkan ide cerita ke dalam bentuk visual. Untuk membuat Storyboard, kamu tidak harus menggambar sangat bagus dan rapi. yang terpenting adalah seluruh ide cerita yang ada dalam skenario tertuang jelas dalam gambar dan tidak menyimpang.
- Menciptakan Sketsa. Hampir sama dengan Storyboard, hanya saja sketsa menerjemahkan storyboard menjadi gambar yang lebih bagus dan detil dari sebelumnya.
- Meninta gambar. Sketsa harus dipertegas dengan proses penintaan (proses inking).
- Warnai komik. mewarnai merupakan tahap yang cukup penting dalam pembuatan komik. kamu bisa mewarnainya secara "digital" dengan memanfaatkan software seperti Adobe photoshop, Adobe Illustrator, CorelDRAW, atau Corel Painter. Kalau Saya Pribadi lebih suka memakai Adobe Photoshop, soalnya fasilitasnya lebih lengkap.
- Menentukan Output. Jika kamu ingin komikmu ditampilkand dalam bentuk online, ubah format file komikmu kedalam bentuk JPG, PNG, GIF, atau TIFF dengan resolusi 72 dpi (dot per inch). Untuk kebutuhan cetaknya, ubah resolusi menjadi 300 dpi.
Sebenarnya, jika kamu gak mau repot-repot mewarnai dengan cara digital kamu bisa mewarnainya dengan cara manual (menggunakan pensil warna), hanya saja disini saya memberikan keringanan kepada sesama teman yang hobi menggambar tapi tidak lincah dalam mewarnai. Salah satunya saya sendiri, sejujurnya saya paling gak bisa mewarnai -hehehheh- .
karena itu saya suka mewarnai gambaran-gambaran saya menggunakan Adobe Photoshop cs 4.
Nah, semoga artikel ini dapat membantu.
Posting Komentar