Mungkin aneh mendengar istilah De Javu , karena memang diambil dari bahasa perancis. Deja Vu secara harafiah diartikan dengan "pernah lihat".![]()
De Javu adalah kondisi dimana perasaan kita sebagai manusia yang mengatakan bahwa suatu kejadian yang kita alami telah terjadi sebelumnya dan pernah kita alami jauh sebelumnya. Kita melihat sebuah tempat yang baru saja pertama kali kita kunjungi, tetapi perasaan kita mengatakan bahwa kita sudah pernah tahu tempat itu. Tapi anehnya kapan terjadinya ?
Saya sendiri sering merasakannya. Bagaimana dengan Kalian?
Pasti pernah mengalaminya, kan? Karena pada dasarnya, De Javu di alami oleh semua umat manusia yang ada di muka bumi ini. Bahkan orang buta juga.
Tapi, berdasarkan pengamatan, De Javu lebih banyak di alami oleh anak-anak.
Menurut pakar, Deja Vu terjadi karena terjadinya ketidakseimbangan zat kimia dalam otak. Biasanya kejadian-kejadian yang kita alami saat ini itu diproses di bagian otak yang namanya amygdala, tetapi karena terjadinya ketidakseimbangan zat kimia tadi akhirnya kejadian saat ini yang harusnya diproses di amygdala tersebut malah diproses di bagian otak lain yang namanya parahippocampal cortex yang biasanya bagian ini berfungsi untuk mengingat kejadian yang telah lampau. Maka akhirnya kejadian yang kita rasakan saat ini akhirnya sedikit berbau masa lampau yang membuat kita merasa pernah mengalami kejadian ini sebelumnya.
Adapun pendapat yang mengatakan bahwa Deja Vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika ditemukan bahwa orang buta pun bisa mengalami Deja Vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.
Jadi, apakah sebenarnya De Javu ini?
Ada yang bisa memberi pendapat lewat komentar?
Posting Komentar